Fokus Lensa Kamera Sony Error dalam mode AF dan Manual

Fokus Lensa Error di Mode AF dan Manual? Ini Bagian yang Perlu Dicek
Mengalami masalah fokus pada lensa tentu cukup bikin bingung, apalagi ketika kamera menampilkan error atau lensa tidak bisa digunakan baik di mode AF (Auto Focus) maupun MF (Manual Focus).
Seperti Customer kami yang mengeluh lensa Sony GM 16-35mm-nya tiba-tiba tidak bisa berfungsi bagian fokusnya dalam keadaan mode AF ataupun Manual.
Masalah seperti ini sebenarnya bisa disebabkan oleh beberapa bagian di dalam lensa. Jadi, jangan langsung beranggapan bahwa kerusakannya pasti ada di motor autofocus.
Ada beberapa bagian yang perlu diperiksa, di antaranya Diafragma Lensa, Motor AF, dan Flexible AF.
1. Diafragma Lensa
Diafragma atau aperture berfungsi mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke sensor kamera. Pada beberapa kondisi, gangguan pada mekanisme diafragma juga dapat menyebabkan kamera membaca adanya error pada lensa.
Jika diafragma mengalami masalah, komunikasi antara kamera dan lensa bisa terganggu sehingga muncul pesan error atau kamera tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya.
Karena itu, bagian diafragma juga perlu diperiksa ketika lensa mengalami masalah fokus atau error khususnya pada lensa Sony.
2. Motor AF
Motor AF merupakan salah satu komponen penting yang menggerakkan sistem fokus pada lensa.
Gejalanya bisa berupa:
- Autofocus tidak bergerak
- Fokus maju-mundur terus
- AF tidak mau lock
- Terdengar suara motor tetapi fokus tidak berubah
- Kamera menampilkan error ketika mencoba melakukan autofocus
Jika masalah hanya terjadi pada mode AF, motor AF menjadi salah satu bagian yang perlu dicurigai.
Namun, pemeriksaan tetap perlu dilakukan secara menyeluruh karena masalah autofocus tidak selalu berasal dari motor.
3. Flexible AF
Selain motor, ada juga flexible cable (flex) AF yang berfungsi menghubungkan berbagai bagian elektronik di dalam lensa.
Karena lensa terus bergerak ketika digunakan, bagian flexible ini bisa mengalami aus, retak, atau bahkan putus setelah penggunaan dalam waktu lama.
Jika flexible AF bermasalah, komunikasi antara bagian fokus dengan rangkaian elektronik lensa dapat terganggu. Akibatnya, autofocus tidak bekerja atau kamera membaca adanya error pada lensa.
Bagaimana Jika AF dan Manual Sama-sama Bermasalah?
Kalau masalah fokus terjadi baik di mode AF maupun manual, pemeriksaannya biasanya perlu dilakukan lebih menyeluruh.
Artinya, tidak cukup hanya mengganti atau memeriksa motor AF saja. Mekanisme fokus, diafragma, flexible, konektor, hingga komunikasi elektronik antara kamera dan lensa juga perlu diperiksa.
Setiap lensa bisa memiliki penyebab kerusakan yang berbeda, sehingga diagnosa sebaiknya dilakukan berdasarkan gejala yang muncul.
Jangan Langsung Ganti Komponen
Ketika lensa mengalami error fokus, mengganti komponen tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu tentu cukup berisiko. Bisa saja komponen yang diganti ternyata masih dalam kondisi normal, sementara sumber masalah sebenarnya ada di bagian lain.
Karena itu, pemeriksaan diperlukan untuk menentukan bagian mana yang memang bermasalah.
Kesimpulan
Fokus lensa yang error di mode AF maupun manual bisa disebabkan oleh beberapa bagian, bukan hanya motor autofocus. Diafragma, motor AF, flexible AF merupakan beberapa bagian yang perlu diperiksa.
Jika lensa mengalami gejala seperti autofocus tidak mau lock, fokus maju-mundur, fokus manual tidak bekerja, atau muncul error pada kamera, sebaiknya dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu agar penyebab kerusakannya bisa diketahui dengan lebih tepat.
Hubungi IBENGCAM untuk konsultasi gratis kendala pada kamera, lensa dan drone kamu yuk!